Minggu, 15 Februari 2009

LAPORAN RAPAT RW 15 FEB 09








  1. Catatan Rapat RW 06 membahas masalah Kebersihan, Pembangunan
    Kantor RW 06 dan Linmas. 15 Februari 2009

    Jakarta, 15 Februari 2009.

    1. Rapat RW 06 Kelurahan Sukapura, tanggal 15 Februari 2009 berlangsung di Masjid Al Ikhwan Pk. 19.30.WIB. Dihadiri oleh 23 orang terdiri dari para Ketua RT dan pengurus RW. Rapat dipimpin Ketua RW 06 Tb. Yadi
    2. Masalah pembuangan ahir sampah yang ada dilokasi jalan masuk Komplek perum Walikota Jakarta Utara dinilai sudah tidak sedap dipandang mata, begitu pula bau busuk yang menyengat. Selain itu lokasi tempat pembuangan ahir sampah yang membuang bukan saja warga RW 06 tetapi juga warga lainnya yang justru kapsitas volume pembuangannya lebih banyak jika ada lokasi baru segera dipindah.
    3. Lokasi pembuangan sampah rencana mulai 1 Maret 2009 akan ditutup, pihak RW 06 dalam penutupan tersebut akan bekerjasama dengan Lurah Sukapura dan akan dilakukan uji coba selama tiga bulan dengan diawasi oleh RW, Kelurahan , Urusan Kebersihan Kel. Sukapura dan pihak keamanan PT Teguh timur. Diusulkan supaya dipagar.
    4. Pembuangan sampah dari masing masing rumah akan digantikan dengan pengoperasian mobil Jali-jali Dinas Kebersihan yang akan diangkut seminggu dua kali langsung dibuang ke LPA Bantargebang dan akan selalu dipantau oleh urusan dinas kebersihan kel Sukapura. Tenaga kerja yang selama ini membuang sampah di lingkungan RW 06 rencana akan direkrut oleh urusan kebersihan Kel. Sukapura.
    5. Selama ini untuk biaya setoran iuran sampah yang disetor ke RW perwarga Rp 5000,- per bulan direncanakan untuk meningkatkan pelayanan kebersihan diharapkan dukungan warga dari Rp 5000,- menjadi Rp 10.000,- per rumah per bulan.
    6. untuk peningkatan iuran RW dimaksud menurut saran dari para Ketua RT supaya di buatkan edaran resmi dari RW.
    7. RW 06 sampai saat ini belum memiliki kantor. Sudah berupaya dibangun namun ada kendala masalah tanah sehingga pembangunannya terbengkalai. Oleh karena itu setelah memperoleh persetujuan bersama para Ketua RT dan tokoh masyarakat serta PKK, pembangunan kantor RW 06 direncanakan aka segera dilaksanakan di lokasi taman RT 08. dan Ketua pembangunan ditunjuk Bpk.H. Sukeri sedangkan bangunan yang lama yang baru 25 % pembangunannya segera dibongkar.
    8. Permasalah Keamanan di RW 06 Kel. Sukapura adalah permasalahan yang dihadapi bersama dan perlu dukungan warga. Antara lain 4 orang tenaga keamanan hansip dinilai kurang dibandingkan jumlah lingkungan warga, perlu ditambah demikian pula masalah SDM dan kesejahteraannya perlu memperoleh perhatian.
    9. Untuk penertiban keluar masuk kendaraan ke lingkungan RW 06 terutama pada malam hari akan dibuatkan id card.
    10. Buka tutup portal di lingkungan jalan masuk ke RT 013 diserahkan kepada RW 06. untuk pengamanan pada malam hari mulai pk.00 WIB antara lain, Jl. Gang Santri, Jl. Kaswari, Jl. Di depan Apotik Arinda dan jl. Rt. 0013.
    11. Tgl 22 Februari 2009 rencana akan diadakan apel perdana Linmas yang berlangsung lapangan basket RT 02 dan akan dihadiri seluruh RT, rencananya apel akan dilakukan rutin setiap bulan akan dipimpin oleh Bpk. Suwarno.

Senin, 09 Februari 2009

RW BARU JUMPA PENGURUS LAMA PKK

-Ketua RW 06 priode 2009-2012 Tb. Yadi mengadakan tatap muka dengan pengurus PKK yang lama untuk memmperoleh saran dan masukan kepengurusan PKK/Pos yandu serta kegiatan yang telah dilaksanakan. dalam kepengurusan yang bru diharapkan PKK dan Pos Yandu RW 06 banyak kader daer baru yang lebih bersemangat membangun RW 06 dan segera membentuk pengurus yang baru.

Senin, 19 Januari 2009

TB YADI TERPILIH KETUA RW 06




Tb Yadi Ketua Rt 02 terpilih sebagai Ketua RW 06 Kelurahan Sukapura Jakarta Utara
dalam peremajan Ketua RW 06 18 Januari 2009

Tb Yadi unggul dalam pemilihan, menyisihkan empat rekanya yang sma sama mencalonkan Ketua RW diantaranya H. Irawan Suyoto, H.Minto Purwo, Andy Tachyar, dan H. Sakam.

Dalam Visi Misinya Tb Yadi mengajak masyarakat untuk bergotong royong membangun RW 06
Ia berjanji akan menata lingkungan RW 06, dengan memindahkan tempat sampah yang ada dipintu masuk komplek dan akan digantikan dengan gapura. Selain itu juga ia akan berupaya untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.

Minggu, 23 November 2008

penyaluran zakat mal

foto penyerahan zakat mal masjid Al-Ikhwan







Masjid Al-Ikhwan sampaikan Zakat Mal 2008 Rp 123 juta

Masjid Al-Ikhwan sampaikan Zakat Mal 2008
Rp 123 juta 

Minggu 22 November 2008

Pengurus masjid Al-Ikhwan dipimpin Ketuanya H.Djoko Sarwono Minggu 22 November 2008
menyalurkan zakat mal sejumlah Rp 123 juta kepada 100 orang pakir miskin a Rp 150.000
kepada pisabililah sebanyak 10 orang a RP 250.000,- kepada guru- gurungaaji dan pengurus
masjid 6 orang a Rp 350.000,- kepada paguyuban kematian rp 1000.000,- untuk dan bergulir Al-IkhwanRp 30 Juta, sisanya Rp 70 juta digunakan untuk tambahan renovasi masjid.
mengenai dan bergulir dijelaskan Ketua Masjid Al-Ikhwan H. Djoko Sarwono, bahwa dana bergulirtahun yang lalu berjumlah Rp 55 juta telah disalurkan untuk modal usaha ekonomi lemah kemudiantahun 2008 ditambah Rp 30 juta diharapkan dana bergulir tersebut akan dapat dignakan untuk modal usaha dan dapat meningkatkan kesejahteraan yang pada ahirnya diharapkan nantinya mereka juga akan dapat memberikan infak untuk saudara muslim yang membutuhkan. ketua masjid menegaskan bahwa pinjaman dana bergulir tersebut borahnya adalah keimanan dari peminjamnya artinya para pengurus yakin bahwa para peminjam beritikad baik untuk mengembalikan dengan cicilan dan tidak ada pungutan apapun
dari pengurus.

Senin, 01 September 2008

RESAPAN AIR SUKAPURA JAKARTA UTARA DIURUG PENGEMBANG


Silahkan saja mengurug dan membangun itu adalah hak mereka karena mereka yang kuasai tanah, namun kata ketua RW 06 Irawan warga minta sebelum pengurugan oleh PT Gading Orchid mereka mengadakan sosialisasi kepada warga tidak serabutan begitu. Paling tidak mereka dialog dengan Ketua RW padahal lokasi tersebut berada dilingkungan RW 06 dan akan berdampak ke lima RW lainnya yaitu RW 05,06,07,08,09
Warga minta sebelum pengurugan dibuatkan saluran air terlebih dahulu, mereka hawatir pada saat hujan turun akan terjadi banjir karena daerah tersebut merupakan rawa sebagai daerah resapan air. Bahkan katanya dalam pembangunan proyek tersebut belum memiliki AMDAL.
Dari kelima RW tersebut telah membentuk tim menyampaikan aspirasinya ke Walikota nemun tidak digubris oleh pihak pengembang kegiatan jalan terus.Menurut warga yang melihat kegiatan hari hari kegiatan tersebut hanya berserah dan berdoa kepada Allah saja untuk mengetuk hati nurani para pengembang. Karena segala upaya telah dilakukan oleh masyarakat